“Heartless”
Tentu saja hanya ungkapan
Semua orang memilikinya
Dia pun memilikinnya… “dititipi” lebih tepatnya.
Satu organ banyak lobulus.
Satu entitas banyak ruang.
Seluruh ruangnya terbuka bagi (si)apapun.
Kecuali satu.
Satu yang semenjak awal rapat terkunci.
Satu yang sampai kapanpun tidak bisa dimasuki secara paksa,
entah dengan kunci serbaguna, atau bahkan granat tangan sekalipun.
Satu yang hanya akan terbuka
oleh satu kunci.
***
Banyak hal sederhana di dunia ini yang seringkali terlalu dibuat rumit oleh manusianya sendiri.
Salah satunya perihal you-know-what, yang basically sudah sepenuhnya diatur oleh you-know-who.
Kita semua tau akan hal itu, tapi pada kenyataannya, tidak banyak yang paham
Atau boleh jadi sebetulnya paham, hanya saja tidak peduli… menolak untuk peduli.
Yang tengah coba kukatakan di sini adalah,
Masih banyak yang terjebak dalam hubungan yang tentatif,
Membuang waktu dengan seseorang yang menurut dirinya benar,
Padahal, belum tentu dia orangnya.
Mendoktrin diri sendiri bahwa pilihannya sudah tepat
Lalu gelisah setengah mampus ketika realita terpaut begitu jauh dengan angan.
Mereka yang seperti itu layaknya orang yang terperosok ke dalam kubangan yang digalinya sendiri…menurutku.
Karena keyakinannya pada apa yang menurutnya baik, telah melebihi keyakinannya pada apa yang menurut-Nya baik.
Dan itu…manusiawi, tentu saja.
Dan untuk Tuan –yang boleh jadi adalah calon penghuni ruang kosong itu, sekadar menegaskan, antisipasi jika kelak kau melakukan tindakan yang kurang bijaksana -cenderung sia-sia.
Bahwa percuma minta padaku, karena kunci itu bukan aku yang bawa.
Entitas ini, layaknya segala hal lainnya, hanya titipan.
Dititipkan pada jasad yang dikemudikan bukan olehnya.
Dan kau tau kepada siapa harus memintanya, kan?
Lagipula…
Tidak seperti cara berpikirnya yang (dianggap) sederhana
Ada dunia yang terlalu rumit untuk dimasuki begitu saja.
Dan…membiarkan seseorang masuk terlalu mudah.
Entah apa sebutannya bila bukan “gegabah”.
Hanya akan membingungkan bahkan menyulitkan banyak persona pada akhirnya, bukan?
…“Tapi kamu bilang kamu siap ‘bermain’ dengan semua probabilitas”“Betul”“Termasuk … ?”“Tentu. Jika memang itu kehendakNya”“Really?”“Sure”“Thank you”“Untuk?”“Memberi kesempatan untuk meyakinkanNya (dan meyakinkanmu), bahwa akulah penghuni ruang kosong itu”…
***
Cerita ini, perjalanan ini, baru saja dimulai.
PS: Sampai jumpa di perjalanan. Dan semoga berpapasan di tempat dan waktu yang baik. Seperti permintaan (yang kusisipkan dalam “surat-surat”) yang selalu kulangitkan, entah sejak kapan, dan entah sampai kapan.

Casino Games - JTRH Hub
ReplyDeleteWe are not 목포 출장안마 a 삼척 출장마사지 part of JTG, but we are happy 김천 출장안마 to 제주도 출장샵 provide free 순천 출장마사지 slot machines to casinos around the world! Play now! Play now!